Cari Blog Ini

Senin, 28 November 2011

E - COMMERCE

BAB - 2. E-COMMERCE

I. Pendahuluan
Perkembangan teknologi informasi yang sangat dramatis dalam beberapa tahun terakhir telah membawa dampak transformational pada berbagai aspek kehidupan, termasuk di dalamnya dunia bisnis. Setelah berlalunya era “total quality” dan “reengineering”, kini saatnya “era elektronik” yang ditandai dengan menjamurnya istilah-istilah e-business, e-university, e-government, e-economy, e-emtertainment, dan masih banyak lagi istilah sejenis.
Salah satu konsep yang dinilai merupakan paradigma bisnis baru adalah e-business atau dikenal pula dengan istilah e-commerce sebagai bidang kajian yang relatif masih baru dan akan terus berkembang, e-business berdampak besar pada praktek bisnis, setidaknya dalam hal penyempurnaan direct marketing, transformasi organisasi, dan redefinisi organisasi.
Model bisnis ini menekankan pertukaran informasi dan transaksi bisnis yang bersifat peperless, melalui Elektronik Data Interchange (EDI), E-mail, dan teknologi lainnya yang juga berbasis jaringan. Popularitas e-business dipenghujung abad 20 dan di awal milenium baru ini ditunjang oleh tiga faktor pemicu utama, yaitu (1) faktor pasar dan ekonomi, diantara kompetisi yang semakin intensif, perekonomian global, kesepakatan dagang regional, dan kekuasaan konsumen yang semakin bertambah besar, (2) faktor sosial dan lingkungan, seperti perubahan karakteristik angkatan kerja, deregulasi pemerintah, kesadaran dan tuntutan akan praktis etis, kesadaran akan tanggung jawab sosial perusahaan, dan perubahan politik, dan (3) faktor teknologi, meliputi singkatnya usia siklus hidup produk dan teknologi.

II. Tinjauan
E-commerce atau bisa disebut Perdagangan elektronik atau e-dagang adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.

III. Pembahasan
2.1. Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik.
Adalah  Merupakan Transaksi bisnis yang menggunakan akses jaringan, sistem berbasis komputer, dan jaringan internet.
     # Manfaat perdagangan melalui jaringan elektronik.
         - Pelayanan pelanggan yang lebih baik.
         - Hubungan dengan pemsok dan masyarakat keuangan yang lebih baik.
         - Pengembalian atas investasi pemegang saham, dan pemilik yang meningkat.
     # Kendala perdagangan melalui jaringan elektronik.
         - Biaya Tinggi, maksudnya ialah untuk melakukan atau membuka perdagangan secara online itu sangat 
            membutuhkan biaya yang tidak sedikit,karena itu biasa nya bisnis ini di lakukan oleh kalangan 
            menengah keatas,tetapi ada juga dari kalangan menengah kebawah untuk menekuni bisnis ini.
         - Masalah Keamanan,yang di maksud adalah dalam e-commerce masalah keamannya masih banyak 
            yang di ragukan,banyak juga yang pihak-pihak nakal yang mengsalah gunakan system seperti 
            ini,dengan menipu si korban untuk melakukan apa saja,maka dari itu ini merupakan kendala yang 
            sangat besar.
         - Perangkat lunak yang belum mapan atau tidak tersedia,maksudnya ialah masih banyak aplikasi-
            aplikasi yang kurang mendukung dalam menjalankan pada e-commerce,dan banyak aplikasinya pun 
            masih terbatas atau sedikit yang di keluarkan oleh vendor,sehingga ini dapat di katakan sebagai 
            kendala pada e-commerce.
      # Jalan menuju perdagangan melalui jalur elektronik.
         - Mengumpulkan intelijen bisnis.
         - Membentuk suatu sistem antar-organisasi (IOS).
2.2. Strategi Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik.
         - Sistem Antar Organisasi (Interorganizatonal System-IOS).
         - Pertukaran Data Elektronik (Electronic Data Interchange – EDI).
         - Extranet.
         - Transfer Dana secara Elektronik (Electronic Fund Transfer – EFT).
2.3. Sistem Antar Organis ( IOS ).
Merupakan,Suatu kombinasi perusahaan-perusahaan yang terkait sehingga mereka berfungsi sebagai satu sistem tunggal.
      # Manfaat IOS (Intra Organizational system)
         Manfaat IOS di bagi menjadi dua yakni, secara Langsung dan Tidak Langsung ;
         - Manfaat secara langsung IOS :
            * Efisiensi komparatif, dapat menyediakan barang dan jasa lebih murah dari pesaing
            * Efisiensi internal, perbaikan-pebaikan dalam perusahaan.
            * Efisiensi antar-organisasi, perbaikan-perbaikan yang diperoleh melalui kerjasama dengan 
               perusaahaan lain.
         - Manfaat secara tidak langsung IOS :
            * Mengurangi kesalahan.
            * Mengurangi biaya.
            * Meningkatkan efisiensi operasional.
            * Meningkatkan kemampuan bersaing.
            * Meningkatkan hubungan dengan mitra dagang.
            * Meningkatkan pelayanan pelanggan.
2.4. Pertukaran Data Elektronik ( EDI )
adalah pertukaran langsung dokumen-dokumen bisnis dari komputer ke komputer, seperti order pembelian dan order penjualan.
      # Hubungan EDI yang umum
         Membentuk kaitan antara perusahaan dan pemasoknya (supply side) dan kaitan antara perusahaan 
         dengan pelanggan (customer side)
         Set transaksi adalah suatu jenis dokumen tertentu seperti faktur.
         EDI memungkinkan terjadinya Pengisian Kembali Persediaan oleh Penjual dan Transfer Dana secara 
         Elektronik.
      # Standar ( EDI ) 
         Standar yang digunakan di Amerika Utara dinamakan ANSI ASC X12. Standar Internasional 
         dinamakan EDIFACT.
      # Tingkat Penerapan EDI 
         Tiga tingkat penggunaan yang berbeda, yaitu :
         1. Pemakai tingkat satu, hanya satu atau dua set transaksi yang ditransmisikan ke sejumlah mitra  
             dagang yang terbatas.
         2. Pemakai tingkat dua, banyak set transaksi yang ditransmisikan ke sejumlah mitra dagang, 
             melampaui lini industri.
         3. Pemakai tingkat tiga, bukan Cuma banyak set transaksi yang ditransmisikan ke banyak mitra 
             dagang, tetapi aplikasi computer perusahaan disesuaikan dengan pendekatan EDI. 
             Tujuan tingkat satu dan dua adalah mengubah dokumen kertas menjadi elektronik.
             Pengaruh Penerapan EDI :
                - Tekanan Pesaing.
                - Kekuasaan yang dilaksanakan.
                - Kebutuhan Intern.
                - Dukungan manajemen puncak.
      # Manfaat EDI
          Pemanfaatan EDI di Indonesia nampaknya masih belum mengalami pertumbuhan dan perkembangan 
          yang signifikan. Masih sangat jarang yang memanfaatkan system ini sebagai salah satu komponen 
          teknologi informasi. Definisi EDI sendiri ialah pertukaran data secara elektronik antar perusahaan 
         dengan menggunakan format data standar yang telah disepakati bersama.
         Dengan EDI ini perusahaan akan lebih mudah dalam melakukan pertukaran data baik didalam internal 
         organisasi ataupun dengan pihak stakeholder. Berikut ini ialah keuntungan yang akan didapatkan 
         organisasi jika menerapkan EDI.
             * Penghematan Biaya : Penghematan ini didapatkan karena dengan EDI tidak akan ada biaya 
                kertas, tidak ada biaya penyimpanan dokumen kertas dan tidak akan ada biaya pengiriman 
                dokumen kertas.
             * Kecepatan : Kecepatan ini didapatkan karena dengan EDI leadtime pengiriman dokumen hanya 
                kurang dari 1 menit.
             * Keakuratan : EDI akan mampu menghasilkan tingkat akurasi tinggi karena tidak ada entry data 
                ulang. Selain itu sistem EDI sudah dilengkapi dengan ECC (Error Correction Control) yang akan 
                mengidentifikasi kesalahan dengan cepat sehingga dapat segera diperbaiki.
             * Keamanan : Penggunaan enkripsi dokumen membuat dokumen hampir tidak bisa dipalsukan.
             * Integrasi : Integrasi antar sistem dapat dilakukan dengan perantara EDI. Setiap unit didalam 
                organisasi akan terintegrasi dengan adanya EDI didalamnya sehingga proses menjadi lebih efisien.
 2.5. Teknologi Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik.
        Pilihan Teknologi :
             * Sambungan Langsung (direct connectivity), bekerja sama dengan penyedia jasa telekomunikasi.
             * Jaringan Bernilai Tambah ( value-added network), jaringan ini disediakan oleh penjual yang bukan
                hanya menyediakan sirkuit tetapi juga menyediakan banyak jasa yang diperlukan untuk 
                menggunakan sirkuit itu bagi EDI.
             * Internet, memungkinkan suatu jaringan komunikasi global yang tidak hanya menghubungkan para 
                mitra dagang tetapi juga mencakup para pelanggan.
 IV. Referensi
      - http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/10/keberadaan-alat-untuk-memecahkan-persoalan/
      - http://www.baliorange.web.id/pengertian-ecommerce/
      - http://denyoklex.blogspot.com/2009/10/tugas-makalah-e-commerce.html
      - http://www.google.co.id/#hl=id&sa=X&ei=gY_UTsuvEMborQfK3piKDg&ved=0CBQQvwUoAQ&q=Perdagangan+Melalui+Jaringan+Elektronik&spell=1&bav=on.2,or.r_gc.r_pw.,cf.osb&fp=e5e7e90652dc97f&biw=1024&bih=606

Tidak ada komentar:

Posting Komentar