Cari Blog Ini

Senin, 28 November 2011

PENGENALAN PADA MANAJEMEN INFORMASI

BAB - I. PENGENALAN PADA MANAJEMEN INFORMASI

I. Pendahuluan
Banyak aktivitas manusia yang berhubungan dengan sistem informasi. Tak hanya di negara-negara maju, di Indonesia pun sistem informasi telah banyak diterapkan dimana-mana, seperti di kantor, di pasar swalayan, di bandara, dan bahkan di rumah ketika pemakai bercengkerama dengan dunia internet. Entah disadari atau tidak, sistem informasi telah banyak membantu manusia. Ada bermacam-macam sistem informasi, antara lain Sistem reservasi pesawat terbang, Sistem biometrik yang dapat mencegah orang yang tidak berwenang memasuki fasilitas-fasilitas rahasia atau mengakses informasi yang bersifat rahasia dengan cara menganalisa sidik jari atau retina mata, Sistem POS (Point-Of-Sale) yang diterapkan pada kebanyakan pasar swalayan dengan dukungan pembaca barcode untuk mempercepat pemasukan data, Sistem telemetri atau pemantauan jarak jauh yang menggunakan teknologi radio, Sistem berbasiskan kartu cerdas (smart card) yang dapat digunakan oleh juru medis.
Ada tiga aktifitas dalam SIM dalam memproduksi kebutuhan informasi suatu organisasi, yaitu masukan (input), proses (processing) dan keluaran (output). Sistem Informasi juga diperlukan umpan balik (feed back), dimana keluaran yang dikembalikan untuk membantu mereka dalam mengevaluasi atau mengkoreksi fase masukan. Saat ini banyak pimpinan yang menyadari bagaimana informasi dapat menunjang kompetisi di lingkungan usaha terutama dalam menghadapi era globalisasi yang tergantung bagaimana kemampuan mereka dalam menjalankan organisasi secara global. Hari ini, sistem informasi menyediakan komunikasi dan kekuatan analisa yang diperlukan suatu organisasi untuk penyelenggaraan perdagangan (trading) dan pengelolaan aktifitas atau usaha dalam sekala global.

II. Tinjauan
Manajemen Informasi adalah seluruh aktifitas memperoleh informasi, menggunakannya seefektif mungkin, dan membuangnya pada saat yang tepat.
Sistem Informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan yang diperlukan.

Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya

Data : fakta-fakta atau sesuatu yang dianggap (belum mempunyai arti / data mentah).
Informasi : data yang telah diproses atau data yang memiliki arti / matang dan siap di publikasikan.

III. Pembahasan
1.1. Pentingnya Manajemen Informasi dalam Perusahaan. Dua alasan utama pentingnya Manajemen
  Informasi adalah :
  1. Meningkatnya kekompleksan tugas manajemen ;
     - pengaruh ekonomi internasional
     - meningkatnya kekompleksan teknologi
     - penyusutan kerangka waktu
     - tekanan pesaing
     - tekanan sosial
 2. Keberadaan alat untuk memecahkan persoalan atau masalah ;
     - dalam perusahaan itu sangat penting untuk
       Memudahkan dalam pengerjaan pekerjaan.untuk memudahkan pekerjaan dibutuhkan alat
       Seperti komputer.gagasan untuk menggunakan komputer sebagai sistem manajemen informasi
       Merupakan suatu terobosan besar,karena menyadari bahwa para manajer membutuhkan Informasi
       untuk pemecahan masalah.
1.2. Peranan Manajer dalam Pengelolaan Manajemen Informasi.
  Manajer adalah seseorang yang bertanggungjawab untuk mengarahkan penggunaan segala jenis sumber.
     - Keterampilan manajemen, yaitu :
       1. Komunikasi.
           Manajer menerima dan mengirimkan informasi dalam bentuk lisan dan tertulis.
       2. Pemecahan masalah.
           Pemecahan masalah sebagai semua kegiatan yang mengarah pada solusi suatu permasalah.
           Masalah dianggap sebagai sesuatu yang buruk , karena sedikit yang menganggap masalah sebagai
           sesuatu untuk meraih kesempatan.
           Masalah secara negatif sebagai suatu kondisi atau kejadian yang berbahaya atau mungkin
           membahayakan suatu perusahaan , atau secara positif sebagai sesuatu yang menguntungkan atau
           mungkin menguntungkan.
       3. Pemahaman informasi.
           Memahami informasi yaitu pengetahuan yang meliputi bagaimana menggunakan informasi pada tiap
           tahap dari prosedur pemecahan masalah, di mana informasi diolah, dan bagaimana membagikan
           informasi dengan orang lain.
       4. Pemahaman komputer.
           Memahami komputer yaitu memiliki pengetahuan mengenai komputer yang mencakup pengertian
           mengenai istilah-istilah komputer, pemahaman mengenai keunggulan dan kelemahan komputer, serta
           kemampuan menggunakan komputer dan sebagainya.
     - Manajer dan sistem perusahaan :
        Sistem perusahaan merupakan sistem lingkaran tertutup karena memiliki 3 elemen kontrol dan juga
        merupakan sistem terbuka karena dihubungkan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya.
        Pandangan sistem ini :
           1. Mencegah manajer tersesat dalam kompleksitas struktur organisasi dan rincian pekerjaan.
           2. Menyadari perlunya memiliki tujuan-tujuan yang baik
           3. Menekankan pentingnya kerja sama semua bagian dalam organisasi
           4. Mengakui keterkaitan organisasi dengan lingkungannya.
           5. Memberikan penilaian yang tinggi pada informasi umpan balik yang hanya dapat dicapai dengan
               cara sistem lingkaran tertutup.
1.3. Data dan Informasi.
   Data terdiri dari fakta-fakta dan angka-angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai.
Informasi merupakan data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta dan suatu nilai yang bermanfaat.
Transformasi dari data menjadi informasi dilakukan oleh information processor (pemroses informasi). Pemroses informasi adalah salah satu elemen kunci dalam sistem konsep.
Banyak istilah yang digunakan untuk menandai unit komputerisasi-pemrosesan data, MIS, sistem komputer, sistem informasi dan sebagainya. Kita akan menggunakan istilah Pelayanan Informasi (Information service), dengan memberi penekanan pada informasi (dari pada data) dan dimaksudkan untuk memberikan pelayanan ke seluruh organisasi tersebut.
1.4. Komputer Sebagai Elemen dalam Sistem Informasi.
   Sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang dan teknologi
informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.
Sistem informasi sebagai sebuah sistem memiliki elemen-elemen :
          1. Perangkat keras (hardware)
          2. Perangkat lunak (software)
          3. Prosedur
          4. Manusia
          5. Basisdata
          6. Jaringan komputer dan komunikasi
1.5. Evolusi Sistem Informasi Berbasis Komputer.
     • Fokus Data ( SIA / EDP ).
       Nama yang diberikan untuk aplikasi akuntansi berbasis komputer adalah pengolahan data elektronik
       atau electronic data processing (EDP). Istilah lain, Sistem Informasi Akuntansi (SIA), digunakan untuk
       menggambarkan sistem yang memproses aplikasi pengolahan data perusahaan. SIA menghasilkan
       beberapa informasi, sebagai produk sampingan dari proses akuntansi.
     • Fokus Informasi ( SIM ).
       Dengan berkembangnya teknologi komputer yang memiliki kemampuan proses yang lebih cepat, maka
       muncul konsep SIM yang menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama
       menghasilkan informasi manajemen disetiap area fungsional dan level aktivitasnya.
     • Fokus pada Pendukung Keputusan ( SPK ).
       DSS adalah sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus
       dipecahkan oleh manajer dan keputusan yang harus dibuat manajer. Manajer tersebut dapat berada di
       bagian manapun dalam organisasi – pada tingkat mana pun dan dalam area fungsional apa pun.
     • Fokus pada Komunikasi ( Otomatisasi Kantor ).
       Otomatisasi kantor atau office automation (OA) memudahkan komunikasi dan meningkatkan
       produktifitas di antara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan
     • Fokus Konsultasi ( Sistem Pakar ).
       Sistem pakar atau expert system (ES) adalah suatu sistem yang berfungsi sebagai seorang spesialis
       dalam suatu area. Sebagai contoh, sistem pakar dapat menyediakan bagi seorang manajer sebagian
       bantuan yang sama seperti yang diberikan oleh seorang konsultan manajemen.
1.6. Upaya pencapaian Sistem Informasi Berbasis Komputer.
   Sistem informasi berbasis komputer berkembang melalui tahapan-tahapan,analisis,rancangan,
Penerapan, dan penggunaan.Tahapan-tahapan tersebut dinamakan siklus hidup sistem dan
Dapat dilakukan oleh pemakai sendiri atau pemakai bekerja sama dengan spesialis informasi.

 IV. Referensi
  • http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/10/keberadaan-alat-untuk-memecahkan-persoalan/ 
  • http://priyohanweersyah.blogspot.com/2010/10/pengenalan-pada-manajemen-informasi.html
  • http://arniladwilestari.wordpress.com/2010/12/21/pengenalan-pada-manajemen-informasi/
  • http://www.google.co.id/#sclient=psy-ab&hl=id&source=hp&q=pengenalan%20pada%20manajemen%20informasi&pbx=1&oq=&aq=&aqi=&aql=&gs_sm=&gs_upl=&bav=on.2,or.r_gc.r_pw.,cf.osb&fp=e5e7e90652dc97f&biw=1024&bih=606&pf=p&pdl=500

Tidak ada komentar:

Posting Komentar